Image of Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Dan Penentuan Kadar Senyawa Larut Air Dan Larut Etanol

KTI

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) Dan Penentuan Kadar Senyawa Larut Air Dan Larut Etanol



RINGKASAN
Telah dilakukan penelitian uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kemangi (OcimumbasilicumL.) dan penentuan kadar senyawa larut air dan larut etanol. Penelitian bertujuan untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum (KHM)ekstrak etanol daun kemangi terhadap bakteri uji Staphylococcus aureus ATCC 25923 danEscherichia coli ATCC 8939.Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% (v/v). Ekstrak kental yang diperoleh sebanyak 14,94 gram dengan persen rendemen sebesar 2,988% (b/b). Uji aktivitas antibakteri dengan menggunaka nmetode difusi agar dan kertas cakram. Konsentrasi ekstrak yang diujikan adalah 20% (b/v); 10% (v/v); 5% (v/v) dan 2,5% (v/v).memperlihatkan daya hambat antibakteri dari ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.) terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 yaitu 9,7 ± 0,6 mm; 8,5 ± 0,6 mm; 6,3 ± 0,4 mm; dan 4 ± 0,2 mm. Sedangkan pada bakteri Escherichia coli ATCC 8939 yaitu 8,8 ± 0,2 mm; 6,9 ± 0,1 mm; 4,7 ± 0,5 mm; dan 0 ± 0 mm. Untuk menentukan Konsentrasi Hambat Minimum KHM digunakan larutan uji dengan konsentrasi 1,25% (v/v); 0,625% (v/v); dan 0,3125% (v/v)memperlihatkan KHM ekstrak etanol daun kemangi terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 yaitu3,2 ± 0,2 mm; 0 ± 0mm dan 0 ± 0 mm. Sedangkan pada bakteri Escherichia coli ATCC 8939 penentuan KHMnya pada konsentrasi 4,5% (v/v); 4% (v/v); 3,5% (v/v) dan 3% (v/v) dengan diameter hambat 3,8 ± 0,1 mm; 3,3 ± 0,1 mm; 0 ± 0 mm; dan 0 ± 0 mm. Larutan uji ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.)dengan diameter hambat < 10 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923 dan Escherichia coli ATCC 8939 sehingga ekstrak ini termasuk antibakteri kuat.Hasil pengamatan Konsentrasi Hambat minimum KHM pada bakteriStaphylococcus aureus ATCC 25923, yaitu pada konsentrasi 1,25% (v/v). Sedangkan untuk bakteriEscherichia coli ATCC 8939 yaitu padakonsentrasi 4% (v/v). Hasil penentuan kadar senyawa larut air dan etanol menunjukkan bahwa senyawa yang larut air yaitu 55% (b/v) dan senyawa larut etanol yaitu 60% (b/v). Keduanya telah memenuhi syarat standarisasi ekstrak tanaman obat.


Ketersediaan

B04119616.01 Pra uMy LibraryTersedia
B04120616.01 Pra uMy LibraryTersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
616.01 Pra u
Penerbit STIFI-BP : Palembang.,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
616.01
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this