Detail Cantuman
Advanced SearchSkripsi
Efek Antikoagulasi Ekstrak Cabai Rawit (Capsicum frutescens)Terhadap Darah Manusia Secara In Vitro
ABSTRAK
Telah diteliti antikoagulan ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens) terhadap darah manusia secara in vitro. Pada penelitian ini digunakan tujuh kelompok perlakuan yang terdiri dari ekstrak cabai rawit 4% b/v, 8% b/v, 12% b/v, 16% b/v, 20% b/v, EDTA 10% sebagai kontrol positif, aquadest sebagai kontrol negatif, dan darah tanpa penambahan antikoagulan dan zat uji sebagai masa pembekuan normal. Sediaan uji pada masing-masing kelompok perlakuan diberikan sesaat sebelum pengambilan darah, selanjutnya parameter yang digunakan untuk menentukan efek antikoagulan adalah waktu pembekuan darah (yang pengamatannya berlangsung selama 2 jam) dan volume cairan bekuan. Pada darah yang diberi ekstrak cabai rawit dengan konsentrasi 4% b/v, 8% b/v dan 12% b/v terjadi pembekuan kurang dari 1 jam, sedangkan pada kelompok ekstrak 16% b/v, 20& b/v dan EDTA 10% tidak terjadi bekuan. Rata-rata volume cairan bekuan pada kelompok ekstrak 16% b/v, 20b/v dan EDTA 10% masing-masing berturut-turut adalah 17,5%, 11,5%, dan 6,5% (pria) dan 23,625%, 15,125%, dan 13,625% (wanita). Peningkatan dosis memberikan korelasi positif terhadap peningkatan waktu pembekuan dan memberikan korelasi negatif terhadap volume cairan bekuan. Berdasarkan kedua parameter, maka ekstrak cabai rawit dapat bersifat sebagai antikoagulan.
Ketersediaan
| B03299 | 570 Feb e | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
570 Feb e
|
| Penerbit | STIFI-BP : Palembang., 2011 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
570
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






