Detail Cantuman
Advanced SearchSkripsi
PENETAPAN KADAR SUKROSA PADA MADU HUTAN (Apis dorsata) DAN MADU TERNAK (Apis mellifera) OLAHAN DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV
Abstrak : Madu merupakan cairan alami yang mempunyai rasa manis dan dihasilkan oleh lebah madu. Seiring dengan peningkatan konsumsi madu, berkembanglah cara pemalsuan madu untuk mendapatkan keuntungan. Penambahan sukrosa sering dilakukan karena harganya yang relatif murah. Standar Nasional Indonesia (SNI: 2013) menetapkan kadar sukrosa madu maksimal 5% b/b. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa kadar sukrosa pada madu hutan (Apis dorsata) dan madu ternak (Apis mellifera) olahan dari perdagangan kota pagaralam, OKI, dan palembang Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode Spektrofotometri Uv, pada panjang gelombang 191 nm. Hasil penelitian menunjukan bahwa masing-masing kadar sukrosa pada madu hutan yaitu 3,25; 4,246; dan 2,683% b/b, dan masing-masing kadar sukrosa madu ternak yaitu 1,325; 1,28; dan 1,685 % b/b, serta kadar madu pembanding masing-masing yaitu 3,037 dan 1,457 % b/b. Kadar sukrosa ke 6 sampel madu memenuhi persyaratan mutu madu berdasarkan SNI-2013 yang telah ditetapkan.
Kata Kunci : Madu Hutan (Apis dorsata), Madu Ternak (Apis meliifera), Sukrosa, Spektrofotometri Uv.
Ketersediaan
| B06475 | 540 Ang p | My Library | Tersedia |
| B06476 | 540 Ang p | My Library | Tersedia |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
540 Ang p
|
| Penerbit | STIFI-BP : Palembang., 2019 |
| Deskripsi Fisik |
-
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
540
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






