<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="860">
 <titleInfo>
  <title>UJI SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DARI SIMPLISIA YANG DIKERINGKAN BERBEDA TERHADAP LARVA UDANG ( Artemia salina Leach) DENGAN  METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST  (BSLT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SRI YULIARTI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Palembang</placeTerm>
   <publisher>STIFI-BP</publisher>
   <dateIssued>2020</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">KTI</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
       Tanaman daun kelor (Moringa oleifera L.) dengan famili  Moringaceae daunnya  memiliki kandungan senyawa flavonoid, alkaloid dan fenol yang diduga berpotensi sebagai antikanker. Untuk itu perlu diuji sitotoksiknya sebagai awal untuk mengetahui potensi antikanker dari daun kelor dengan menggunakan hewan uji udang laut Artemia salina Leach. Tujuan penelitian yaitu mengetahui nilai Lethal Concentration (LC50) dan tingkat toksisitasnya dari ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) yang dikeringkan dengan oven suhu 50oC dan dengan sinar matahari tidak langsung (SMTL) ditutup dengan kain hitam. Daun kelor di maserasi menggunakan pelarut etanol 70% hingga diperoleh ekstrak kental. Selanjutnya ekstrak ini digunakan sebagai larutan uji dengan variasi konsentrasi 400, 200, 100, 50, 25 ppm dan 1  kontrol negative  dengan 3 pengulangan. Setiap pengujian menggunakan 10 ekor larva udang untuk tiap konsentrasi. Jumlah larva yang mati dihitung setelah 24 jam pengujian. Hasil penelitian didapat nilai rendemen dari ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) yang dikeringkan dengan oven suhu 50oC dan dengan sinar matahari tidak langsung (SMTL) ditutup dengan kain hitam masing- masing 24,35% dan 19,45% dengan nilai LC50 yang dihitung dengan analisa probit  yaitu 120,67 ppm dan 107,95 ppm. Nilai LC50 tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor yang dikeringkan dengan sinar matahari tidak langsung ditutup kain hitam (SMTL) dan dengan  oven suhu 50ᴼC berpotensi toksik terhadap larva Artemia salina Leach karena LC50 berada diantara 50-500 ppm.  &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>KTI RPL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Budi Untari dan Ensiwi Munarsih</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KTI KBA 2020</topic>
 </subject>
 <classification>570</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN STIFI BHAKTI PERTIWI PALEMBANG Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27 / RW.9, Kel.20 Ilir D.IV , Kec.Ilir Timur I, 30128, Kota Palembang, Sumatera Selatan.  Telp (0711) 315579 Fax (0711) 358930 Email : perpustakaanstifibp@gmail.com</physicalLocation>
  <shelfLocator>570 Yul u</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B07576</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>570 Yul u</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B07577</numerationAndChronology>
    <sublocation>My Library</sublocation>
    <shelfLocator>570 Yul u</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>KTI.jpg.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>860</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-02 15:28:42</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-12-13 13:59:51</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>